Ayo kuliah (lagi) !
Akhirnya... setelah hampir tiga tahun (eh apa udah lewat tiga tahun ya?!) meninggalkan almamater tercintah, alhamdulillah gue diberi kesempatan lagi untuk kembali belajar di sini.
Sejujurnya dulu di saat otak masih idealis, gue ingin banget bisa ambil ekstensi di Universitas Indonesia (UI). Tapi, sejak negara api menyerang, keinginan itu sepertinya cukup disimpan di dalam kotak saja. Bagi gue, ngga sanggup rasanya kalau harus berkuliah setelah jam kerja dan pulang sekitar jam 9 malam which is dilakukan setiap hari selama dua tahunan. Dan itu juga artinya gue harus ngekos di dekat kantor atau Salemba yang tentunya menambah pengeluaran bulanan anak rumahan macam gue. So bye bye UI hiks !
Tapiiiiii... gue sangat mendukung bagi kalian-kalian yang berencana lanjutin kuliah di UI atau kampus manapun. Selama kalian konsisten dengan niat dan tujuan kalian, insya Allah lancar-lancar aja ngejalanin kuliah sambil kerja :)
Jadi, lo kuliah lagi di mana sis?
Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Iyes, sekolah kedinasan ini dulunya bernama Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang berada di bawah Kementerian Keuangan dan kemudian berganti nama serta struktur organisasi menjadi PKN STAN sejak tahun 2015. Perubahan ini juga membuat gue harus menghapalkan mars PKN STAN yang baru (tapi teteup ga hapal, untung ga disuruh guling-guling).
Setelah memantapkan niat untuk balik lagi kuliah di STAN, hal pertama yang gue lakukan adalah mencari arsip surat edaran penerimaan mahasiswa tugas belajar DIV STAN tahun 2016. Buat apa? Buat memperkirakan tanggal ujian di tahun 2017 supaya belajarnya bisa dicicil. Karena sesungguhnya gue adalah anak yang kalau belajar harus diulang-ulang, otak juga sudah semakin tumpul karena kebanyakan browsing online shop. Heuheu.
Untuk tahun 2017, pengumuman penerimaan mahasiswa baru tugas belajar dikeluarkan pada tanggal 20 Maret 2017, sementara ujian tahap I dilaksanakan tanggal 17-18 Mei 2017 dan tahap II dilaksanakan tanggal 13 Juni 2017. Tidak jauh berbeda dengan jadwal pengumuman dan ujian di tahun 2016 setelah sebelumnya sempat beredar rumor kalau penerimaan DIV tahun 2017 ditiadakan. So, jangan percaya dulu rumor-rumor yang beredar menjelang ujian karena bisa menurunkan semangat belajar. Gue dulu gitu soalnya hahaha.
Ujian Masuk Tugas Belajar DIV STAN terdiri dari dua tahap. Materi ujian tahap pertama meliputi tes substansi akademik (TSA), tes potensi akademik (TPA), dan bahasa Inggris. Untuk tahap kedua, materi yang diujikan adalah psikotes (Wartegg, Draw a Tree, Draw a Person, Pauli, PAPI Test, dll). Tes substansi akademik juga berbeda untuk tiap-tiap kelompok. Untuk Kelompok I (DIV Akuntansi yang berasal dari mahasiswa DIII Akuntansi), materinya meliputi akuntansi keuangan, akuntansi biaya, manajemen keuangan, dan audit. Kelompok II (dari mahasiswa DIII Pajak) materinya sama dengan kelompok I, sedangkan Kelompok III (dari mahasiswa DIII KBN) materinya pengantar akuntansi I, pengantar akuntansi II, dan manajemen keuangan.
Sekedar sharing, gue kemarin belajar TPA dan bahasa Inggris dari buku-buku TPA yang dijual di Gramedia atau toko-toko buku lainnya. Gue juga belajar dari soal-soal ujian masuk STAN untuk DIII reguler dan DIV tugas belajar tahun-tahun sebelumnya. Materi TSA itu buaaanyaak banget, ada baiknya disempatkan membaca buku-bukunya ataupun resumenya yang banyak beredar di internet. Sebagian besar soal TSA bukan soal hitungan dan pas ujian juga hanya dibolehkan memakai kalkulator warung aka nonscientific calculator.
Selain belajar dan berlatih sendiri, gue juga sering ikut beberapa try out yang sudah diselenggarakan sejak awal tahun 2017 oleh lembaga bimbingan belajar dan kakak-kakak tingkat. Sesungguhnya hal ini sangat membantu sekali dalam memperkirakan soal-soal ujian yang nantinya akan diujikan. Terima kasih kakak-kakak 😘
Untuk Psikotes, rajin-rajinlah berlatih Pauli untuk mengukur dan meningkatkan kecepatan teman-teman dalam berhitung. Kalau soal menggambar, menurut gue sih yang penting bukan gambar-gambar negatif seperti benda tajam. Tapi sedih juga sih ngeliat gambar pohon nangka gue yang lebih mirip pohon mangga 😣
Selanjutnya, untuk memantapkan usaha kita, rajin-rajinlah berdoa di manapun berada. Minta doa restu orang tua juga yang paling utama, jangan sering ngambek ke orang tua (ngomong ke diri sendiri). Setelah itu, serahkan semuanya kepada Allah SWT :)
Spesial buat kamuuuuu~
passwordnya apa ya kak? terima kasih banyak sudah membantu
BalasHapus